Pengamanan acara Pelantikan Kepala Sekolah SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.

‎Satpol PPPKP Kuantan Singingi melakukan pengamanan acara Pelantikan Kepala Sekolah SD dan SMP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Pendopo Rumah Dinas Bupati menjadi lokasi dimana Bupati Kuantan Singingi, Dr.H. Suhardiman Amby, M.M., secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan sebanyak 36 PNS sebagai Kepala Sekolah Dasar dan Kepala Sekolah Menengah Pertama, serta 1 (satu) orang pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi. Dalam acara ini, turut hadir unsur Forkopimda, seluruh Kepala OPD, serta Camat se-Kabupaten Kuansing.

‎Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa terwujudnya Kuantan Singingi yang hebat, cerdas, dan berdaya saing harus dimulai dari pendidikan yang berkualitas. Menurut beliau, lahirnya generasi hebat di masa depan merupakan tanggung jawab besar para kepala sekolah sebagai nahkoda di lingkungan pendidikan.

‎“Kuansing untuk Riau dan Kuansing untuk Indonesia. Kita memiliki potensi besar untuk melahirkan orang-orang hebat melalui sekolah,” ujar Bupati.

‎Bupati juga menekankan agar para kepala sekolah mampu menjawab tantangan zaman dengan meningkatkan kualitas pendidikan secara terencana, terukur, dan terlaksana dengan baik. Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya membangun kedisiplinan guru di sekolah.

‎"Sekarang sudah saya perintahkan Kasatpol PP, tidak boleh ada lagi guru yang keluyuran diluar, pada jam sekolah," ujar beliau.

‎"Kita sudah mulai penegakkan aturan. PPNS kita sudah mulai tegas jika nanti masih ditemui berkeluyuran," tegas beliau.

‎Dalam menghadapi perkembangan zaman, beliau juga berpesan kepada kepala sekolah dan guru untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan di sekolah masing-masing.

‎Bupati turut mengingatkan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, bersih, serta memiliki kawasan hijau yang mendukung proses belajar mengajar. Tak lupa pula, beliau berpesan agar sekolah dibangun dengan semangat gotong royong seluruh elemen masyarakat, komite sekolah, guru, dan tenaga pendidik.

‎“Jangan hanya sibuk sendiri-sendiri. Bangun sekolah dengan kebersamaan dan gotong royong,” ujar beliau.

‎Beliau juga berpesan kepada kepala sekolah agar proaktif memperbaiki sarana dan prasarana sekolah yang mulai rusak, tanpa hanya menunggu dan bergantung pada bantuan pemerintah.

‎“Kalau ada fasilitas sekolah yang mulai rusak, mari bersama-sama membangun. Jangan hanya menunggu, tapi harus berani memulai,” tambahnya.

‎Selain itu, Bupati meminta agar dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) digunakan secara transparan dan tepat sasaran demi kemajuan sekolah. Bupati juga berpesan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk menjaga perilaku, ucapan, serta semangat membangun hubungan harmonis dengan komite sekolah dan masyarakat.

Punya pertanyaan, keluhan, kritikan atau saran?