Bupati Kuantan Singingi Resmi Menutup Festival Pacu Jalur Rayon 1, Inuman.

‎Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby secara resmi menutup Festival Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman, Minggu (14/6/2026), setelah berlangsung selama empat hari sejak 11 hingga 14 Juni 2026. Kegiatan yang sebelumnya dibuka langsung oleh Bupati pada 11 Juni tersebut ditandai dengan penyerahan hadiah kepada para pemenang. Dalam acara penutupan, Bupati didampingi Ketua TP PKK Kuansing Yulia Herma, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing Emmerson, Ketua Komisi III DPRD Kuansing Maulana Imam Saleh, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, serta sejumlah pejabat lainnya.

‎Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia, masyarakat, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Festival Pacu Jalur Rayon I. Menurutnya, pacu jalur tidak hanya menjadi ajang perlombaan tradisional, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi serta menjaga kelestarian warisan budaya daerah. Ia juga mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk terus menjunjung tinggi nilai kekeluargaan serta menjaga persaudaraan meskipun sebelumnya bersaing di arena pacu.

‎Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa rangkaian event pacu jalur akan terus berlanjut di sejumlah lokasi, termasuk di Kecamatan Pangean dan Teluk Kuantan, sebagai bagian dari kemeriahan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Tingkat Provinsi Riau ke-44 di Kabupaten Kuantan Singingi. Bupati berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan setiap event yang digelar sehingga tidak hanya mendukung pelestarian budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

‎Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan penghargaan khusus kepada Timbo Ruang terbaik dan Tukang Onjai terbaik dari Jalur Raja Laut, serta Togak Luan terbaik dari Jalur Alam Cahayo Tuah Nagori. Sementara itu, Jalur Alam Cahayo Tuah Nagoghi dari Desa Sikakak, Kecamatan Cerenti, berhasil keluar sebagai juara pertama Festival Pacu Jalur Rayon I Kecamatan Inuman Tahun 2026, disusul Panglimo Gagak Itam Sungai Ondangan dari Seberang Pulau Busuk, Inuman, di posisi kedua dan Tuah Putri Benteng Keramat dari Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, di posisi ketiga.

Punya pertanyaan, keluhan, kritikan atau saran?